tiba kalanya aku salah,
keliru dalam hitung hari yang terlewati,
satu hari lebih cepat dari sungguhnya,
satu langkah lebih maju dari sebenarnya,
satu hari pula hilang dari ingatanku.
gontai pula akhirnya langkah kaki ini,
tak beraturan lurus gerak pijakan kaku,
sang panelis dalam kepalaku mulai bergumam,
penuh TANYA dan sesak akan BIMBANG,
bimbang akan apa di depan langkah nanti.
Filed under: Asa Dalam Hidup, Renungan Hati