Kelana Gila

di saat sang matahari, menyambangi awan tebal, menengok ke arah bulan dan bintang sembali mengajak berkumpul dalam suka dan duka, INDAHNYA

Salah menghitung hari

tiba kalanya aku salah,
keliru dalam hitung hari yang terlewati,
satu hari lebih cepat dari sungguhnya,
satu langkah lebih maju dari sebenarnya,
satu hari pula hilang dari ingatanku.

gontai pula akhirnya langkah kaki ini,
tak beraturan lurus gerak pijakan kaku,
sang panelis dalam kepalaku mulai bergumam,
penuh TANYA dan sesak akan BIMBANG,
bimbang akan apa di depan langkah nanti.

walau hati beringin melanjutkan,
namun mata dan kepala ini sudah tak lagi sejalan.
mata melirik sana sini mencari petunjuk,
kepala mencerna mencari kejelasan lokasi,
mengkira-kira apa di depan nanti,
tanpa pasti tanpa arahan tepat.

akhirnya tiba pula aku di persimpangan,
tempat dimana kuyakin akan bimbang,
akan penuh tanya yang tiada pasti,

yang kutakutkan terjadi pula,
tiada tanda arah mata angin di sini,
entah ke arah mana musti kulangkahkan kaki ini,
entah dimana pula akhan berakhir nantinya.

kulangkahkan saja kaki-kaki ini kedepan,
lurus kedepan tanpa pandangi kiri dan kananku lagi,
agar tak bimbang jadinya hati ini,
semoga saja di depan nanti kutemui petunjuk,
sebuah petunjuk arah tujuanku,
atau sebuah persimpangan lain dengan penunjuk arah mata angin,
agar tak lagi aku bimbang adanya.

Advertisement

Filed under: Asa Dalam Hidup, Renungan Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Gudang Tulisanku

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.